Senin, 24 Juni 2019

Traveling - Karimun Jawa - Hari Ke 2

 


Hari Ke- 2

Hari kedua di Bunga Jabe, kali ini kami memutuskan untuk bangun pagi dan melihat sunrise. Kami kira kami tidak akan melihat sunrise, karena terturup awan. Ternyata hari ini hari keberuntungan kami, sunrise disini cantik sekali. Kami mengambil bayak foto, video dan menikmati sunrise dengan sukacita. Ah indah sekali hari ini. Saya juga melihat pasangan bule yang duduk di kursi melihat sunrise pagi ini. Jauh dari keramaian hanya ditemani debur ombak dan angin pantai. Ah 

Pasangan bule tadi duduk duduk disini menjelang matahari terbit, ah romantis bukan?

Bunga Jabe memang cocok sekali untuk menyepi, karena jauh dari hiruk pikuk kota, tenang dan nyaman. Belum lagi makananya yang enak. Sebenarnya kalau kalian memang tidak mau kemana-mana atau hanya ingin berenang, menghabiskan hari tanpa ada keinginan untuk pergi ke alun-alun ataupun explore tempat lain selain pantai (buktit atau pantai sebelah) dan hanya ingin berenang dan snorkling, Bunga Jabe adalah pilihan yang sangat tepat. Bunga Jabe punya semua yang kalian butuhkan. Nanti saya akan buat postingan khusus soal Bunga Jabe, klik disini ya linknya.

Kalian bisa menyewa cano untuk main main di laut, berenang langsung di depan pantai di Bunga Jabe bisa, ikut tour laut ke pulau-pulau yang bukan pulau 'biasanya' melihat plankton biru malam hari! Bahkan katanya kalian bisa snorkling di Bunga Jabe hanya perlu berjalan sekitar 100meter. Paket langkap bukan? Pagi ini kami disuguhi klepon buatan ibu, dan juga teh/kopi yang bisa kami buat sendiri. Yaampun kleponya enak! Nggak ngerti lagideh.


Kamipun bersiap-siap untuk pergi ke hutan mangrove. Saat sampai di hutang mangrove penjaga mangroovenya belum juga muncul, jadilah kami masuk mangroove tanpa bayar, eit tenang saja, kami tetap bayar kok ketika si bapaknya sudah datang. Berhubung Ella dan Esti takut masuk lebih dalam ke mangroove akhirnya kami hanya foto-foto di depan mangroove saja. Lumayan lah ya. Jadi saya nggak bisa cerita banyak soal keadaan sekitar hutan mangroove tapi sepertinya sih rekomen karena setelah kami sampai ada beberapa warga juga yang ikut masuk ke dalam hutan mangroovenya. 


Setelah selesai ke mangroove kami memutuskan untuk ke sawah. Hahaha, pasti kaget kan? ke pulau tapi ke sawah. Karimun Jawa itu memang wisata pantai tapi kami yang ada ada aja ini malah ke tempat yang bukan pantai. Tapi bukit-bukit yang mengelilingi karimun jawa ini oke juga loh, jadi kalau kalian bosen main ke pantai bisa mencoba alternatif kayak kami ke mangroove dan sawah. Biar besok tour lautnya aja yang puas puasain ya. 

Selain ke sawah kami juga ke hotel Asri, di hotel Asri ini sebenarnya masih dalam perdebatan, karena katanya jika ingin dikomersialkan hotel ini harus di bogkar dan dipindah ke daratan, sedangkan jika hanya untuk penangkaran hiu izin pendirian bangunan diperbolehkan.


Karena kami lapar akhirnya kami pun mencari makan disekitaran Kemujan. Di Kemujan ini selain jauh dari pelabuhan ternyata sulit sekali mencari warung makan, kami tadinya pasrah saja makan di bunga jabe lagi, tetapi kami melihat seperti cafe (saya malam sebelumnya sempat melihat cafe ini dan lumayan ramai kalau malam hari, seperti tempat hitznya anak Kemujan) Beruntunglah sudah buka, jadi kami bisa memesan makanan disini. Tapi ternyata untuk ukuran makanan di pulau jawa apalagi di kemujan, harga makanan di sini cukup mahal juga. Tepat disebelah ada minimarket jika kalian butuh beli minuman atau jajanan, tapi pastikan cek tanggal kadaluarsanya ya.


Setelah kenyang kamipun kembali ke Bunga Jabe, teriknya matahari membuat kami malas berada diluar, padahal harusnya kami mulai explore pantai sekitar Kemujan, tapi apalah daya. Kami baru keluar lagi sekitar jam dua sore, target kami yaitu ke Bukit Love dan Pantai 'Cupcup' ehehehe. Bukit lovenya bagus, tapi sayang ramai sekali, jadilah kami hanya mampir sebentar lalu bergegas ke pantai.

Karena kami buru-buru jadilah kami berhenti di pantai pertama yang kami lihat, namanya pantai Alano.Ternyata pantai Alano ini sepi sekali, seperti pantai tak berpenghuni, hanya ada belasan kapal nelayan yang parkir di pantai, dan satu dua bapak-bapak, tidak ada warung maupun pedang asongan. Bahkan hanya terdapat kotak untuk kebersihan saja.


Tapi pantai disini cantik sekali, putih bersih, sepi, sayangnya ini adalah pantai sunrise, kami buru-buru kembali ke Kemujan dan menuju ke pantai merican tapi sayangnya kami terlalu sore, dan perjalanan menuju merican sangat gelap dan masih belum dijamah manusia.

Jadi kami putuskan untuk pulang saja, dan memesan makan di ibu. Makan malam kali ini kami memesan dua porsi saja karena ikan kemarin besar sekali, mubazir. Dan kami seperti pesta! Luar biasa servicenya bunga jabe, makanan enak suasana nyaman. Ah cinta sekali!


Setelah puas makan kami sempat duduk duduk dulu menikmati angin malam di depan weapella cafenya Bunga Jabe. Selamat istirahat! besok kita akan tour laut.

0 comments:

Posting Komentar