Kamis, 20 September 2012

Nihon No Matsuri (Festival Kebudayaan Jepang)



 Ohayou minna-san mau share tentang beberapa perayaan atau festival di jepang ya :) check this out :)




1. Tanabata (7 Juli - 7Agustus) )
               Asal-usul festival ini sangat menarik untuk diceritakan, bermula di Tiongkok dan diperkenalkan kepada masyarakat Jepang pada jaman Nara. Kisahnya bermula pada cerita cinta dua manusia bernama Altair (Hikoboshi) dan Vega (Orihime), bintang tercerah dalam rasi bintang Lyra.




                                                                                  
2. Hanabi  Matsuri (sabtu-minggu akhir juli)
                Perayaan khas di musim panas, bermula dari zaman Edo (1600-1868). Merupakan pesta kembang api yang diadakan di seluruh wilayah Jepang pada pertengahan bulan Agustus.




4. Tsukimi Matsuri (pertengahan september / oktober)
                 tsukimi adalah perayaan dimana kita melihat bulan penuh, dan menurut kepercayaan orang jepang, di bulan sana ada seekor kelinci yang sedang membuat kue
5. Hakata Gion Yamakasa (1-15 Juli) di Hakata (prefektur Fukuoka)
                 Perayaan festival untuk mengusik wabah, pendeta atau pemuka adat biasanya juga memercikan air di setiap penjuru kota dengan menaiki rak kayu yang di gotong oleh penduduk sekitar berharap agar wabah menjauh dari mereka semua.
6. Tenjin Matsuri (24-25 Juli) di Osaka
                  Acara ini mengagumkan dianggap salah satu festival utama Jepang. malam hari di sungai terjadi prosesi ratusan perahu diterangi indah membawa lampion, indah sekali.Pada sore hari ada parade besar  tandu-tandu yang berat membawa gambar sejarah dan tokoh agama  ke sungai Okawa disertai dengan ritual tabuh drum. Anda juga akan mendengar musik kagura, yang dilakukan ketika membayar penghormatan kepada dewa, dan ada bunraku teater pertunjukan menggunakan boneka di semua bagian kota. yang paling mengesankan adalah pada puncak acaranya ada sekitar 2000 kembang api di nyalakan, fantastis.

7. Awa Odori (12-15 Agustus, mulai senja)
                 Penari Awa menari dalam kelompok-kelompok yang disebut ren sambil berpawai di jalan-jalan. Satu kelompok penari bisa terdiri dari lusinan penari. Tari Awa adalah sejenis Bon Odori. Penari wanita menari dengan posisi tubuh tegak dan tangan yang digerak-gerakkan di atas kepala. Pria menari dengan pinggul direndahkan, serta gerakan tangan dan kaki yang dinamis.

8. Akita Kanto Matsuri (3-6 Agustus, mulai jam 7 malam) di kota Akita
                perayaan festival untuk mengharapkan hasil panen yang baik nantinya, perayaan tersebut di rayakan dengan cara membawa bambu yang berisikan lentera beratnya kurang lebih 50kg, di arak mengelilingi kota smpai malam hari, seperti parade, kalo di indonesia mungkin kayak reog kali ya heheh :)

9. Nebuta Aomori Matsuri (2-7 Agustus)
             Ciri khas festival ini adalah orang yang menari beramai-ramai sewaktu berpawai bersama nebuta. Tari khas Festival Nebuta disebut haneto dengan gerakan kaki seperti melonjak-lonjak atau berjingkrak (跳ねる haneru. Tidak diketahui secara pasti asal mula istilah haneto dipakai untuk menyebut cara menari festival nebuta, namun istilah ini sudah dipakai dalam naskah asal tahun 1772-1781.Festival ini termasuk salah satu acara menyambut Tanabata yang dilakukan di wilayah Tohoku. Nebuta adalah lentera ukuran raksasa yang dibuat dari kerangka kayu berlapis washi yang umumnya berbentuk boneka pemeran kabuki atau hewan. Nebuta diusung dengan kendaraan hias untuk berpawai di jalan-jalan. Festival ini setiap tahunnya diikuti lebih dari 3 juta peserta dan wisatawan





Hanami
10. Hanami Matsuri (melihat bunga) atau ohanami 
Pohon sakura mekar di Jepang dari akhir Maret hingga awal April (kecuali di Okinawa dan Hokkaido). Prakiraan pergerakan mekarnya bunga sakura disebut garis depan bunga sakura (sakurazensen). orang berbondong-bondong mengelilingi bunga sakura untuk merayakanya hingga malam hari, disini biasanya org mebawa mochi sakura, atau minum-minuman, dan harus menbook (nempatin lah kalo bahasa indonesianya) tempat di bawah pohon itu karna sangat sulit jika mencari tempat saat perayaan di mulai.






Arigatou gozaimasu minna-san sudah mau baca 


0 comments:

Posting Komentar