Judul : Falling into Place
Penulis : Amy Zhang
Format: Soft Cover
Penerbit: POP
Tahun : 2016
Bulrb:
Di hari ketika Liz Emerson mencoba bunuh diri, Hukum Gerak Newton dibahas di kelas Fisika. Kelembaman, gaya, massa, gravitasi, kecepatan, percepatan... semua itu belum masuk benar ke kepalanya, tetapi seusai sekolah Liz mempraktikkan hukum-hukum itu dengan melajukan mobilnya ke luar jalan raya.
Kini Liz terbaring sekarat di rumah sakit, dan dia bisa meninggal kapan saja. Seperti halnya Liz tidak memahami Hukum Gerak Newton, orang-orang juga tidak memahami kenapa kejadian nahas ini menimpa Liz Emerson, gadis paling populer dan paling tangguh di Meridian. Tetapi aku paham. Aku bersamanya sewaktu mobil menabrak pagar pembatas jalan dan berakhir di dasar bukit. Aku paham kenapa kami jatuh bebas di tempat itu di minggu ketiga bulan Januari. Aku tahu alasan Liz mengakhiri hidupnya. Aku paham kesedihan yang dialami Liz, alangkah kesepiannya dia dan betapa hancur hatinya.
Setiap aksi menghasilkan reaksi. Namun Liz Emerson tidak perlu lenyap dari dunia ini, bukan?
Review:
Saya selalu suka terjemahan Ice Cube! Penerbit pertama yang rasanya setiap buku terjemahanya saya tunggu-tunggu 😍
Dan ketika saya baca buku ini, saya sampai tanya ke Ice Cube apakah mbak yang menerjemahkan punya akun media sosial. Saya mau berterima kasih karena beliau sudah menerjemahkan buku ini dengan bagus sekali. Kalau gak salah mbaknya hanya punya facebook saja.
Saya suka sekali soalnya, bahkan baru beberapa lembar saja sudah dibuat jatuh cinta dan buku ini masuk jajaran buku fav saya di 2016💙 Semoga buku Amy Zhang lainnya juga diterjemahkan.
Saya jatuh cinta pada buku ini sejak halaman pertama. Menurut guru guiding saya waktu SMK, delapan detik pertama dalam sebuah pertemuan adalah delapan detik yang menetukan apakah orang akan tertarik atau tidak kepada kita.
Nah dalam sebuah buku/cerita juga begitu, beberapa kalimat utama adalah penentuan. Apakah buku itu menarik atau tidak, lanjut dibaca atau tidak.
Dan buku ini berhasil menarik saya sampai berbab-bab selanjutnya. "Aku" membawa saya berpetualang menjadi seorang Liz Emerson, membuat saya seperti berdiri di sepatu Liz, ikut merasakan rasa sakit yang Liz rasakan, melihat sendiri bagaimana Liz akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hidupnya yang menurut orang lain sempurna
Falling Into Place sendiri menceritakan ttg Liz Emerson, gadis populer di SMA Meridian yg sebenarnya telah hancur berkeping-keping bahkan sebelum ia mencoba bunuh diri dgn menabrakan mobilnya keluar jalur tol, menguji hukum newton yg belum dia pahami saat kelas fisika.
Liz Emerson gadis cantik dan populer di sekolahnya bunuh diri? Apasih yang membuat Liz sampai bunuh diri padahal dia punya segalanya. Populer, cantik, dan disukai banyak orang.
Hidup sempurana ternyata tidak selalu membuat orang bahagia. Dan seperti yang Liz bilang bahwa "Kenyataanya tidak sesederhana itu."
Jadi apa yang membuat Liz mengakhiri hidupnya?
"Kesunyian adalah hal yang paling dia takuti sejak lama."
Alur maju mundur yang menggunakan POV ketiga "aku" malah membuat saya ingin cepat cepat mengakhiri buku ini, penasaran siapa si aku, dan ingin segera mengakhiri penderitaan Liz, apapun hasilnya. Hidup atau mati. Tapi juga tidak mau segera berpisah. Saya mau tetap di samping Liz, membisikan kata kata-kata yang "aku" bisikkan.
"Tetaplah hidup"
"Tetaplah hidup"
Setelah kecelakaan mobil (bunuh diri) yang menimpa Liz kemarin, apakah Liz masih sanggup hidup? Apakah Liz masih mau bertahan hidup?